Artikel

Persiapan Pencegahan Kehilangan Menjelang Liburan, Membuat Daftar Anda, dan Memeriksanya Dua Kali!

September 24, 2018 Ditulis olehOleh Staf

Bagikan

Tidak lama lagi, konsumen akan menyenandungkan sejumlah lagu gembira saat liburan semakin dekat. Untuk sebagian peritel, persiapan tampaknya sudah dimulai tak lama setelah liburan usai. Ada banyak yang harus dilakukan untuk memastikan rencana tersedia untuk menyambut musim secara aman dan menguntungkan. Elemen kunci sukses terkait dengan mempekerjakan staf berpengalaman yang tepat dan melatih mereka jauh di muka, karena peritel bisa mengalami kerugian di seputar musim liburan akhir tahun yang dapat memengaruhi seluruh tahun. Maka, semakin beralasan, mengapa sejumlah tugas Loss Prevention (LP) harus menjadi prioritas utama musim liburan dalam daftar.

Dari perspektif LP, musim liburan yang serba cepat ini bisa membuat karyawan toko kewalahan. Penyusutan selama musim liburan akhir tahun bisa menghadirkan serangkaian tantangan baru, karena terjadi pembelian barang dagangan dalam jumlah yang sangat besar melalui beberapa saluran serta touchpoint, dan toko penuh sesak oleh para pembelanja. Pada kenyataannya, 10 hari belanja paling ramai pada musim liburan akhir tahun 2018 mencakup hampir 45% dari total lalu lintas musim liburan menurut ShopperTrak.

<421>Salah satu aset terbesar peritel adalah para karyawan toko mereka. Mereka berperan sangat penting sebagai duta merek yang terbaik sekaligus membantu mencegah kehilangan di berbagai lokasi toko. Memiliki karyawan toko yang sudah terlatih baik, dipersiapkan dan mengetahui cara menanggapi peningkatan lalu lintas pembelanja di musim liburan akhir tahun, dapat membantu meningkatkan konversi dan menjaga segala sesuatu yang paling penting.

Menurut Indeks Sensormatic Global Shrink 2018, penyusutan menimbulkan kerugian bagi peritel akibat kehilangan barang dagangan, hampir $100 miliar secara global pada tahun lalu, dan sebagian besar kehilangan itu terjadi selama musim liburan akhir tahun yang ramai. Temuan tambahan mengungkapkan bahwa pencurian dan kecurangan eksternal, termasuk organized retail crime (ORC), merupakan sumber terbesar penyusutan di seluruh dunia, mencakup sepertiga dari total penyusutan. Data ini menggarisbawahi alasan, mengapa karyawan toko dapat berfungsi sebagai aset paling berharga selama musim terpenting dari tahun yang berjalan.

Daftar 10-poin area utama yang berkaitan dengan LP berikut ini, dapat membantu perusahaan dan karyawan toko lebih siap dalam menyambut musim liburan akhir tahun:

  • Menjelaskan imbalan finansial dari musim liburan akhir tahun dan dampaknya pada profit toko secara keseluruhan
  • Mendidik semua karyawan mengenai kebijakan dan prosedur spesifik musim liburan, memastikan mereka memahami cara mengenali dan menanggapi situasi tertentu
  • Melatih karyawan mengenai teknik pengetahuan pencurian, seperti keharusan untuk: mengikuti panduan perusahaan apabila menangkap pengutil barang di toko; memeriksa dan mengosongkan kamar pas pakaian secara rutin untuk memastikan apakah ada pencurian yang terjadi; dan memeriksa semua kemasan yang bisa menyembunyikan barang dagangan apabila sedang memproses transaksi point of sale (POS)
  • Memberi tahu karyawan toko mengenai tugas yang lebih sering terjadi selama musim liburan akhir tahun, misalnya, transaksi kartu hadiah, diskon khusus, dll., serta memastikan mereka memahami cara menyelesaikan semua transaksi ini
  • Meninjau kembali bersama karyawan toko dan menerima prosedur, memastikan untuk tidak mengambil jalan pintas yang kerap kali menyebabkan kesalahan dan penyusutan yang mahal
  • Memberikan layanan pelanggan yang baik sekaligus membantu melindungi toko dari pencurian
  • Memerintahkan karyawan untuk tetap berada di lantai penjualan sesering mungkin,memanfaatkan keterlibatan pelanggan sebagai pencegah yang terbaik terhadap pengutilan barang di toko
  • Memfokuskan untuk menyambut pelanggan dengan senyuman dan melakukan tatap mata. Pelanggan menyukai perhatian, sedangkan pengutil barang, tidak menyukainya
  • Menyusun rencana untuk melindungi karyawan - aset peritel yang paling berharga. Rencana strategi dapat mencakup sistem pengawalan untuk mengantarkan ke mobil setelah toko tutup dan proses tertentu untuk menangani dan mengamankan uang tunai
  • Melindungi aset perusahaan dari pencurian karyawan. Memiliki sejumlah besar karyawan musiman sementara selama masa liburan dapat menyebabkan kemungkinan kesalahan proses dan pencurian oleh karyawan yang lebih tinggi; dan untuk itulah, mengapa pelatihan yang tepat untuk semua tenaga kerja baru, sangat berharga. Mungkin lebih bijaksana untuk meningkatkan pemantauan POS dan secara acak memeriksa barang pribadi ketika karyawan pulang kerja

Menurut Deloitte’s 2017 Retail Holiday Survey, musim belanja di masa liburan mencakup lebih dari $1 Triliun penjualan ritel AS tahunan. Perkiraan pembelanjaan pada musim liburan terus meningkat, sebagian besar karena keuangan rumah tangga semakin baik. Pakaian dan kartu hadiah sama-sama menduduki peringkat puncak sebagai barang pemberian hadiah. Barang elektronik dan games serta mainan semakin populer dan kategori barang mewah terus meningkat. Hadiah tampak lebih bersinar tahun ini bagi konsumen - dan para pelaku kejahatan. Jika peritel menyusun rencana sekarang, membuat daftar periksa persiapan LP mereka (dan diperiksa dua kali!), karyawan mereka dapat fokus lebih baik dalam melayani pelanggan dan mengutamakan upaya pencegahan kehilangan untuk mewujudkan musim liburan yang menguntungkan.

 

Bagikan

Jelajahi Topik Terkait

Pelajari lebih lanjut mengenai Loss Prevention (Pencegahan Kehilangan).

Hubungi Kami

Stay one step ahead with our articles, insights and latest news.

See more
rekanan pengecer pengecer wanita di depan rak pakaian
Artikel Pencegahan Kehilangan
Empat Langkah Menuju Pencegahan Kehilangan yang Lebih Baik
default author icon

Oleh Staf